Musim Gugur yang Tak Hadir di Negara Tropis

Musim gugur selalu memiliki pesonanya sendiri. Daun-daun yang perlahan berubah warna menjadi kuning, jingga, hingga merah, kemudian jatuh menutupi jalan, menghadirkan suasana yang tenang dan romantis. Ada sesuatu yang indah dari sebuah perubahan—ketika alam seolah mengajarkan bahwa melepaskan juga merupakan bagian dari kehidupan.

Namun,  Indonesia, musim seperti itu tidak pernah benar-benar datang. Berada di wilayah tropis, kita hanya mengenal dua musim: hujan dan kemarau. Tidak ada pepohonan yang berubah warna lalu menggugurkan daunnya seperti di negeri empat musim. Karena itu, menikmati musim gugur mungkin hanya bisa dilakukan melalui foto, perjalanan, cerita, atau imajinasi tentang suasana jalan yang dipenuhi dedaunan.

Sebagai cara sederhana untuk menikmati sesuatu yang tidak bisa hadir di tempat kita, mulai September ini tema blog ini akan membawa nuansa musim gugur. Warna-warna hangat, daun yang berguguran, dan suasana yang tenang akan menjadi bagian dari halaman-halaman blog ini. Mungkin kita tidak dapat menghadirkan musim gugur di Berau, tetapi setidaknya kita bisa menghadirkan sedikit suasananya di sini—sebuah musim gugur kecil di tengah negeri tropis.

Leave a Reply